Cold Room adalah komponen penting dari bisnis rantai dingin. Karena dalam proses penyimpanan dan distribusinya, suatu produk rantai dingin tidak dapat dibiarkan disimpan di suhu ruang. Jika produk dibiarkan disimpan di suhu ruang, makan suhu yang tidak sesuai akan merusak produk tersebut, menurunkan kualitasnya, bahkan menjadi toxic bagi konsumen.

Dewasa ini, penggunaan Cold Room sudah tidak asing lagi bagi produsen, distributor, bahkan konsumen. Ditambah lagi setelah wabah COVID-19. Penyimpanan vaksin dan obat-obatan tentu memerlukan ruang penyimpanan bersuhu rendah dengan kapasitas yang tak kecil.

Karena produk rantai dingin memiliki variasi suhu penyimpanan, Cold Room-nya pun perlu dibedakan. Pemilik usaha tidak dapat menggabungkan beberapa varian produk di satu tipe Cold Room, misalnya produk sayuran digabungkan dengan daging-dagingan. Di mana produk sayuran cukup bertahan di suhu 2-8 derajat celcius, namun disimpan dalam Cold Room dengan suhu minus, begitu pula sebaliknya. Oleh karena itu, seorang pengusaha perlu benar memahami karakteristik produk usahanya agar meminimalisir risiko kerugian bisnisnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *